14 Narapidana Lapas Pasuruan Terima Remisi Saat Natal

PASURUAN, SumbartodayNEWS – 14 Narapidana Lapas Pasuruan Terima Remisi Saat Natal. Sebanyak 14 (empat belas) Narapidana Lapas Kelas IIB Pasuruan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur menikmati indah dan damainya Hari Raya Natal Tahun 2021 dengan memperoleh Remisi Khusus dalam perayaan Hari Raya Natal, Sabtu (25/12). Kepala Lapas Kelas IIB Pasuruan Yhoga Aditya Ruswanto mengatakan “Pemberian remisi Khusus Natal merupakan salah satu reward dan tentu saja hak yang ditunggu-tunggu oleh teman-teman warga binaan,” ujarnya.

Yhoga menjelaskan untuk saat ini Lapas Pasuruan dihuni 888 Orang dengan warga binaan dan dari 24 WBP Kristiani ada 14 orang yang memenuhi persyaratan untuk mendapat remisi khusus hari raya Natal Tahun 2021. Besaran remisi (pengurangan masa pidana) yang mereka dapatkan pada Natal ini sebesar 15 hari dan ada yang 1 bulan. Hal ini didasarkan juga pada lama mereka menjalani pidana. Dilihat dari perkaranya sendiri ada yang melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, pencurian, penipuan dan penggelapan.

Baca Juga  Presiden Jokowi Ajak Bersatu Padu untuk Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

Pada kegiatan penyerahan remisi secara simbolis pagi ini di ruang Sahardjo, selain pembacaan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI juga ditampilkan kemampuan beberapa perwakilan WBP yang menampilkan kemampuannya olah vokal menyanyikan lagu-lagu rohani, pembacaan puisi dan stand up comedy yang disambut dengan keceriaan dan kebahagiaan.

Yhoga Kalapas Pasuruan juga berharap dengan damai natal dan penyertaan Tuhan, walaupun dilaksanakan dengan kesederhanaan dan ditengah pandemi Covid 19 ini, makna Natal tetap harus menjadi momentum untuk perubahan dan resolusi diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tidak lupa Yhoga juga menyampaikan ucapan selamat kepada WBP yang merayakan Natal dan mendapatkan remisi, “Selamat kepada seluruh WBP yang merayakan Natal dan mendapat remisi semoga momentum Natal menjadikan kita semua agar lebih bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena tidak bisa dipungkiri remisi merupakan nikmat yang layak diterima WBP karena segala upayanya dalam memperbaiki diri dan melayani Tuhan yang baik,” pungkasnya.

Baca Juga  BUPATI SUTAN RISKA LEPAS KONTINGEN KWARCAB PRAMUKA DHARMASRAYA KE JAMBORE NASIONAL XI

Givan/hms

Bagikan

Tinggalkan Balasan