LSM PENJARA SUMBAR SAMBANGI SMA 2 NEGERI LEMBANG JAYA SOLOK

0

Sumbartodaynews-Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara ( DPD LSM PENJARA) Sumatera Barat, sambangi SMA 2 Negeri Lembang Jaya Solok. Selasa, (17/10/2023)

Tujuan tim DPD LSM PENJARA Sumbar menyambangi yaitu terkait informasi dugaan penolakan terhadap seorang siswa inisial “NF” disebabkan yang bersangkutan sering sakit dan tidak masuk sekolah.

Terkait informasi tersebut tim LSM PENJARA Sumbar yaitu Dasmul, Notra Zendri, Efendi dan Yurnalis lansung memastikan dengan mendatangi dan mengkonfirmasi kepada pihak sekolah. Kedatangan tim lansung disambut baik oleh kepala sekolah Ade Rahmayanti, S. Pd.,M.Pd,.

Hasil konfirmasi dari pihak sekolah menyatakan bahwa informasi penolakan tersebut tidaklah benar dan pihak sekolah tetap memperbolehkan “NF” untuk mengikuti proses belajar seperti biasa. Pihak sekolah sangat berterimakasih kepada LSM PENJARA Sumbar yang telah datang lansung memastikan informasi yang beredar terkait dugaan penolakan terhadap siswa tersebut. Ungkap Dasmul

Baca Juga  Nagari Rambatan Akan Jadi Tuan Rumah MTQ yang ke 42 Tingkat Nasional

Dasmul menambahkan bahwa LSM PENJARA khususnya di daerah Solok, akan selalu gencar melakukan fungsi dan tugas pengawasan terhadap kinerja aparatur negara tanpa kecuali. Agar ketimpangan dan praktek KKN dan maladministrasi di pemerintahan bisa kita kurangi atau berantas. Tegas Dasmul

Disamping itu saat di konfirmasi wartawan Sumbartodaynews melalui via telpon Kepsek SMA 2 Negeri Lembang Jaya Solok, Ade Rahmayanti, S.Pd., M.Pd, memberikan klarifikasi terkait informasi tersebut. Ade Rahmayanti menyampaikan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar dan hanya terjadi miskomunikasi saja antara pihak sekolah dan wali murid.

 

Siswa “NF” memang sering sakit dan tidak masuk sekolah tapi pihak sekolah memberikan kebijakan khsusus kepada yang bersangkutan dengan memberikan tugas dan ujian secara online agar tetap bisa mengikuti proses belajar sebagaimana mestinya. Saat ini “NF” telah mengikuti proses belajar seperti biasa dan kita sudah sampaikan kepada majelis guru jika yang bersangkutan sakit maka diperbolehkan pulang terlebih dahulu dan dapat menyesuaikan pembelajaran dirumah. Ucap Ade Rahmayanti

Baca Juga  Bawa Bantuan Senilai Rp 100 Juta, Bupati Tanah Datar Sampaikan Terimakasih Kepada Bupati 50 Kota

(Masri Sinapa)

Bagikan

Tinggalkan Balasan