Nyimeng di MDA, 7 Pemuda Bukittinggi Diringkus Polisi

0

Tujuh pemuda tersangka penyalahgunaan narkoba

Bukittinggi, Sumbartodaynews – Satuan Narkoba Polresta Bukittinggi berhasil mengamankan tujuh pemuda terkait dugaan penyalahgunaan narkoba jenis ganja, Jum’at (7/7).

Penangkapan bermula ketika warga melapor adanya sejumlah pemuda yang menghisap linting ganja di dalam kelas MDA yang berada di komplek sebuah sekolah dasar di kawasan Pakan Labuah Kota Bukittinggi sekitar pukul 22.00 WIB.

Menurut pengakuan salah satu pelaku, mereka memanfaatkan kelas MDA sebagai lokasi nyimeng dikarenakan dalam keadaan tidak terkunci.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, setelah mengetahui kegiatan yang mencurigakan tersebut warga lantas menghubungi pihak kepolisian dari Sat Narkoba Polresta Bukittinggi. Menanggapi hal itu Polresta Bukittinggi langsung menuju lokasi kejadian untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Usai dilakukan pemeriksaan, diketahui tujuh pemuda itu berusia antara 24 hingga 31 tahun diantaranya FJ (26), SR (30), BJI (31), RH (28), FYS (26), RA 24), dan AS (24) yang merupakan warga Kota Bukittinggi. Adapun barang bukti yakni dua linting ganja siap pakai langsung diamankan polisi guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati S.I.K., M.M menjelaskan penyalahgunaan narkoba merupakan tindakan yang merugikan kesehatan hingga masa depan generasi muda.

Selanjutnya pihaknya menegaskan bahwa Sat Narkoba Polresta Bukittinggi dibawah kepemimpinan Kasat Narkoba AKP, Syafri, SH akan terus berupaya dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Bukittinggi.

Disamping itu pihak kepolisian juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada warga yang telah melakukan pelaporan, karena partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam memberantas penyalahgunaan narkoba ini.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan berinisiatif melaporkan setiap indikasi atau aktifitas yang mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba supaya hal tersebut dapat segera ditindak lanjuti.

Berdasarkan Pasal 111 UU 35 tahun 2009, tujuh pemuda tersebut akan dihadapkan pada hukum yang berlaku atas tindakan penyalahgunaan narkoba yang mereka lakukan dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

Kepolisian berharap kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat khususnya remaja lainya tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Bagikan

Tinggalkan Balasan