Pemukulan terjadi kepada salah seorang sopir truk yang bernama Andre Etnies oleh “urang bagak” Izet di PPI Indarung.

Pemukulan terjadi kepada salah seorang sopir truk yang bernama Andre Etnies oleh “urang bagak” Izet di PPI Indarung.

Sumbartodaynews.com, Padang – Pemukulan terjadi kepada salah seorang sopir truk yang bernama Andre Ednies oleh “urang bagak” Izet di PPI Indarung.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat malam tanggal 09 Juli 2021 sekitar malam hari. Sopir truk (AE) di berhentikan oleh “urang bagak” di PPI indarung kota padang dengan modus pemalakan.

“Urang bagak”(izet) tersebut memaksa sopir truk (AE) untuk memberikan uang kepada dirinya sebesar 50.000, walaupun si sopir truk (AE) telah mengatakan bahwa dia tidak memiliki uang, tapi apa di kata ketika si sopir truk (AE) berbicara si “urang bagak”(izet) memberikan bogem mentah kepada si sopir.

“Urang bagak”(izet) mengajak duel si sopir truk (AE) dan “urang bagak” juga menantang si sopir truk ke kantor Polsek. Tetapi si sopir tenang dan menjaga sikap karena mereka berada di kampung si urang bagak tadi.

indak tau ang sia aden, sopir-sopir disiko lah tau sia aden dek ang mah, lai tau ang karajo den mabuak jo bacakak, klo ndak sorang-sorang wak lah, turunlah ang”. Ucap urang bagak ke sopir di video yang direkam oleh kawan sopir truk(AE).

Kejadian ini bukti bahwa premanisme masih ada terjadi di daerah PPI indarung, harapan dari para sopir-sopir truk yang sering bongkar muat di PPI Indaruang agar tindakan ini di tindak oleh para pihak kepolisian karena sudah meresahkan dan merugikan para sopir-sopir yang  yang bongkar muat di PPI Indarung. Sampai berita ini tayang si urang bagak masih berkeliaran.

Ricky

Bagikan

Tinggalkan Balasan