Putusan Banding Kasus Pembunuhan Brigadir J Kuatkan Hukuman Mati Terdakwa Ferdy Sambo

0

Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Sambo

Jakarta, SumbartodaynewsPengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta telah membuat keputusan mengenai banding yang diajukan terdakwa Ferdy Sambo dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat (J).

“Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 796/Pid.B/2022/PN JKT.SEL tertanggal 13 Februari 2023 yang dipintakan banding tersebut,” kata hakim ketua Singgih Budi Prakoso saat sidang di Pengadilan Tinggi DKI, Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/23).

“Memutuskan untuk memperkuat putusan sebelumnya dan memerintahkan Ferdy Sambo untuk tetap di dalam tahanan,” imbuhnya.

Ferdy Sambo dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. “Mengadili: satu, menerima permohonan banding dari terdakwa Ferdy Sambo dan penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” kata Ketua Hakim Majelis Tinggi Singgih Budi Prakoso saat membacakan putusan banding di PT DKI Jakarta, Rabu (12/4/23).

Dua, menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nomor 796/PID-B/2022/PN Jakarta Selatan tertanggal 13 Februari 2023 yang dimintakan banding tersebut. “Ketiga, menetapkan terdakwa Ferdy Sambo tetap berada di dalam tahanan. Dan keempat membebankan biaya perkara kepada negara,” tegasHakim Singgih.

Berdasarkan putusan banding tersebut, terdakwa Sambo tetap dihukum dengan pidana mati. Karena putusan PN Jaksel sebelumnya menyatakan Ferdy Sambo terbukti bersalah melanggar Pasal 340 KUH Pidana karena melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di Duren Tiga 46.

Putusan banding ini dibacakan tanpa kehadiran Ferdy Sambo serta tim kuasa hukumnya, begitupun JPU sebagai sesama pengaju banding. Meskipun demikian Hakim Singgih mengatakan, putusan banding tersebut akan segera disampaikan kepada para pihak pembanding melalui PN Jaksel.

Hakim Singgih berkata, para pihak pembanding, terdakwa maupun JPU, masih memiliki hak hukum sama dalam mengajukan upaya hukum lanjutan ke tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA).

“Jadi demikian putusan yang sudah kita ambil untuk Pengadilan Tinggi, yang intinya bahwa kita (Pengadilan Tinggi), menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dan putusan ini akan segera kita sampaikan ke penuntut umum, maupun terdakwa melalui Pengadilan Negari Jakarta Selatan untuk memberikan hak kepada pihak-pihak untuk mengajukan upaya hukum kasasi,” ujar Hakim Singgih.

Selain putusan banding Ferdy Sambo, majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, pada Rabu (12/4/2023) juga akan membacakan hasil banding untuk terdakwa Putri Candrawathi, Kuat Maruf, serta Bripka Ricky Rizal. Terdakwa Putri Candrawathi sebelumnya divonis bersalah oleh PN Jaksel dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Sementara terdakwa Kuat Maruf sebelumnya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara, dan Ricky Rizal diganjar 13 tahun penjara. Terkait putusan banding terhadap tiga terdakwa lainnya itu masih menunggu jeda istirahat siang para anggota majelis hakim.

***

Klik Disini Untuk Bergabung Bersama Fanpage SUMBARTODAYNEWS Agar Tidak Ketinggalan Berita Dan Informasi Terbaru Daerah, Nasional, Dan Internasional.

Klik Disini Untuk Mengikuti Grup SUMBARTODAYNEWS Untuk Selalu Update Berita Dan Informasi Terbaru Daerah, Nasional, Dan Internasional

Klik Disini Untuk Mengikuti Twitter SUMBARTODAYNEWS Untuk Mendapatkan Berita Dan Informasi Terbaru Daerah, Nasional, Dan Internasional

***

Tinggalkan Balasan