Rapat Paripurna PHJ ke-76 Provinsi Sumbar

Pasbar, SumbarTodayNews-Supardi: Cita-cita itu belum sepenuhnya terwujud, Peringatan Hari Jadi (PHJ) ke-76 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Sumbar pada Jumat (1/10/2021). PHJ ke-76 Provinsi Sumbar kali ini mengangkat tema “Dengan Semangat Hari Jadi Sumatera Barat ke-76, Kita Wujudkan Sumatera Barat Madani melalui Peningkatan Ekonomi Masyarakat dalam Menghadapi Pandemi Covid-19”.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Supardi, dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Audy Joinaldy, Forkopimda Sumatera Barat, Sekretaris Daerah dan Kepala OPD Sumbar, tokoh masyarakat, cadiak pandai, alim ulama, ninik mamak, dan juga diikuti oleh Bupati/Walikota se-Sumatera Barat secara virtual.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga mengikuti sidang paripurna istimewa secara virtual oleh Wakil Bupati Pasbar Risnawanto, didampingi Dandim 0305 Pasaman Letkol. Kav. Hary Bakty dan Staf Ahli Bupati Bidang Agama, Dr. Adrianto.

Mengawali rapat paripurna, Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi menegaskan, bahwa penetapan tanggal 1 Oktober 1945 sebagai HJP dilakukan setelah melalui proses panjang kajian dan pembahasan.

Baca Juga  Pemkab Pasbar Serahkan 9 Bantuan Huntara Baznas Provinsi Sumbar Kepada Mustahik Di Timbo Abu

“Semua ini tidak terlepas dari perjalanan sejarah Sumatera Barat sebagai satu kesatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga diambil sebagai momen penting yang menjadi dasar hari jadi yang disepakati dan diterima oleh semua pihak,” jelas Supardi.

Peringatan ini, lanjut Supardi, bukan sekedar untuk euforia sejarah. Namun, menjadi titik evaluasi dalam penilaian pembangunan untuk membawa Sumbar lebih maju lagi. Kondisi saat ini, katanya, masih banyak yang harus dibenahi.

Sumbar masih ketinggalan dalam banyak hal. Cita-cita mewujudkan Sumbar yang madani maju dan sejahtera berbasis sumber daya manusia yang agamais belum sepenuhnya dapat diwujudkan.

“Sebagai refleksi, 76 tahun usia Sumbar adalah waktu yang panjang untuk membangun daerah namun cita-cita itu belum sepenuhnya dapat diwujudkan,” papar Supardi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD provinsi Sumbar, atas terselenggaranya rapat paripurna Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumbar ke 76 tersebut.

Baca Juga  Pemkab Pasbar Serahkan 9 Bantuan Huntara Baznas Provinsi Sumbar Kepada Mustahik Di Timbo Abu

“Selamat hari jadi Provinsi Sumbar. Semoga dengan adanya acara ini mampu memberikan semangat kepada seluruh Aparatur Daerah Sumbar dan kabupaten/kota lainnya untuk dapat berkembang dan menjadi pribadi yang mandiri ke depannya,”ungkap Mahyeldi.

76 tahun usia Provinsi Sumbar, lanjutnya, sudah banyak keberhasilan yang telah dicapai, terutama dalam hal penanganan kasus Covid-19. Selain itu momentum untuk menjalankan tugas-tugas yang masih tersisa agar bisa diselesaikan dengan semaksimal mungkin, juga menjadi memomentum evaluasi daerah untuk mengejar ketertinggalan dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan pada masa depan.

“Kepada Para penggagas pembentuk wilayah Sumbar, diminta mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan baik dan benar, serta dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat disemua sektor. Untuk itu, penetapan hari jadi Sumbar bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa kesatuan dan persatuan kebanggaan daerah, mendorong untuk memiliki rasa kepemilikan serta rasa cinta daerah dan usaha,”ucapnya.

Sementara itu di momen Peringatan Hari Jadi ke- 76 Provinsi Sumbar, Wakil Bupati Pasbar melalui Staf Ahli Bidang Agama Dr. Adrianto berharap Provinsi Sumbar kedepan dapat memberikan perhatian yang lebih pada sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Pemkab Pasbar Serahkan 9 Bantuan Huntara Baznas Provinsi Sumbar Kepada Mustahik Di Timbo Abu

“Kita berharap Pasbar bisa menjadi Lokus dan fokus pembangunan bagi pemerintah Provinsi. Apalagi dari sisi pertanian terutama peternakan, Pasbar menjadi fokus dari provinsi, seperti tambak udang, lobster dan lainnya. Semoga Pemerintah Provinsi kedepan dapat memberikan perhatian yang lebih pada sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian dan sektor lainnya,”ungkap Dr. Adrianto.

Bagikan

Tinggalkan Balasan