Tidak Ada Istilah Libur Bagi Wali Kota Medan Bobby Nasution

 

Medan, Sumbartodaynews.com- Tidak ada istilah libur bagi Wali Kota Medan Bobby Nasution. Sabtu (11/9), orang nomor satu di Pemko Medan itu meninjau drainase tersumbat dan jalan rusak di Jalan Ampera, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Kondisi itu menyebabkan kawasan tersebut kerap dilanda banjir setiap hujan deras turun. Selain itu jalan yang rusak parah juga sering mengakibatkan mesin kendaraan bermotor masyarakat mati, bahkan tak jarang terjadi kecelakaan.

Begitu tiba di lokasi, Bobby Nasution langsung mengecek jalan rusak yang masih digenangi air. Selanjutnya dengan menggunakan sebuah kayu, Bobby pun ingin mengetahui ketinggian air serta kedalaman lubang yang timbul akibat jalan rusak tersebut. Setelah itu Bobby berjalan untuk melihat kondisi drainase yang juga tergenang karena sudah akibat air yang tidak mengalir. Bobby lalu menghubungi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Zulfansyah dan menanyakan apakah kawasan tersebut sudah masuk dalam daftar wilayah yang akan dilakukan perbaikan, termasuk menginstruksikan untuk menghadirkan Kepala UPT Wilayah Timur Dinas PU untuk mengatasi masalah tersebut.

Tak berselang lama, Kepala UPT Wilayah Timur hadir di lokasi. “Segera mungkin (jalan rusak) ini diperbaiki dan langsung dicor, sebab banyak warga yang jatuh saat melintasi jalan ini apalagi genangan air sudah menutupi permukaan jalan sehingga tidak kelihatan ada lubang di dalamnya. Senin segera dimulai pengerjaan,” kata Bobby Nasution kepada Kepala UPT Wilayah Timur yang didengarkan langsung warga sekitar.

Selain perbaikan jalan rusak, Bobby Nasution juga minta agar drainase dibersihkan dan mencari alternatif saluran pembuangan air agar tidak lagi mengakibatkan banjir. “Bagaimana agar air ini dapat mengalir, cari skemanya, karena memang ini juga wilayah cekungan. Kasihan warga, sudah 5 tahun ini harus merasakan dampak akibat kondisi jalan dan drainase yang tidak berfungsi maksimal ini,” tegasnya.

Tidak itu saja, Bobby juga menggunakan kesempatan itu untuk mendengar keluhan dan masukan langsung warga sekitar. Dari hasil interaksinya dengan warga tersebut, diketahui bahwa aparatur wilayah sering meminta uang setiap kali warga ingin mengurus dokumen administrasi kependudukan, seperti pembuatan KTP. Untuk ini, lurah pun diminta ikut bertanggung jawab mengembalikan uang warga tersebut.

Satu persatu keluhan warga pun didengarkan Bobby Nasution. Terhitung, ada 40 warga yang mengadukan kebiasaan kepala lingkungan (kepling) VI Abdul Rahman yang kerap meminta uang kepada warga. Mendengar itu, Bobby Nasution pun marah dan minta kepling untuk mengganti uang warga yang telah diterimanya. “Terhitung mulai Senin, selesaikan dan kembalikan semua uang yang bapak terima itu,” tegasnya seraya menyesalkan perbuatan kepling.

Tidak sampai di situ, Lurah Bantan M. Huzel yang ada di lokasi juga mendapat teguran keras dari Bobby Nasution. Sebab, menurut pengakuan warga, mereka jarang, bahkan ada yang sama sekali tidak mendapatkan bantuan apapun yang menjadi program pemerintah, terlebih bantuan di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Bapak ini bagaimana, masa warganya tidak didata. Lalu apa yang bapak kerjakan. Ini banyak warga kesulitan pak. Didata warganya agar bisa mendapat bantuan. Bagi warga, kalau ada perbuatan lurah dan kepling yang menyalah lagi, segera laporkan kepada saya,” ujar Bobby Nasution kepada Lurah Bantan sekaligus meminta ajudan pribadinya memberikan nomor telpon yang bisa dihubungi masyarakat untuk menyampaikan aduan.

Sebelum meninggalkan lokasi, saat ditanyakan terkait tindakan pungli yang dilakukan oleh kepling, Bobby Nasution akan menjatuhkan sanksi. “Akan kita beri hukuman dan sanksi. Tapi sebelum itu, kita minta Kepling segera mengembalikan uang masyarakat yang sudah diterimanya. Saya minta, Senin (13/9), harus sudah diselesaikan semuanya. Dalam pengurus administrasi kependudukan seperti KTP dan KK, tidak ada membayar apapun. Setelah uang dikembalikan, barulah kita berikan teguran administratif dan teguran lainnya,” tegasnya.

Melihat ketegasan dan perhatian Bobby Nasution tersebut, warga pun mengucapkan terima kasih dan merasa bangga karena pengaduan mereka langsung didengar dan ditindaklanjuti. “Alhamdulillah, terima kasih banyak Pak Wali. Semoga semua bisa dikerjakan dengan baik. Kami warga yang tidak mampu akhirnya bisa mendapat bantuan pemerintah,” ujar salah seorang ibu kepada Bobby Nasution. Sebelum meninggalkan lokasi, Bobby Nasution pun memberikan bantuan paket sembako dan diterima dengan penuh gembira warga.

Fajar/hms

Bagikan

Tinggalkan Balasan