Untuk mengatasi permasalahan sanitasi khususnya air limbah rumah tangga di Kota Makassar

SumbarTodayNews Untuk mengatasi permasalahan sanitasi khususnya air limbah rumah tangga di Kota Makasar, Sulawesi Selatan, Kementerian PUPR tengah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) Losari dan jaringan perpipaan air limbah yang ditargetkan akan selesai pada Februari 2023.

Dibangun melalui Program Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP), IPALD Losari akan melayani pengelolaan air limbah domestik di lima kecamatan, yakni Tamalate, Mamajang, Mariso, Makassar, dan Ujung Pandang.

Selain untuk menjaga kualitas sumber air permukaan dan sumber air tanah, pembangunan IPALD Losari juga bertujuan untuk meningkatkan cakupan akses sanitasi aman, mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimum Kota Makassar serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Baca Juga  MOMEN BERSEJARAH : NY. DEWI SUTAN RISKA IKUTI KONGRES BUNDO KANDUANG SE-DUNIA

IPALD ini juga sekaligus menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sanitasi, khususnya air limbah domestik di Kota Makassar.

IPALD Losari akan menggunakan teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) dan direncanakan dapat melayani sekitar 128.000 jiwa melalui 14.000 sambungan rumah yang terbagi menjadi 9.900 sambungan rumah tangga dan 4.100 sambungan komersial dengan kapasitas pengolahan 16.000 m3 air limbah domestik per hari termasuk 100 m3 lumpur tinja yang disedot dari tangki septik setiap harinya

Givan/Hms

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan